Skip to content

Tips Merawat Grand Livina

March 8, 2013

Siapa yang tidak kenal dengan mobil grand livina yang merupakan termasuk kategori mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle), baik untuk keluarga. Mobil ini muncul di indonesia pada tahun 2007 dan kala itu langsung menggebrak pasar mobil keluarga di indonesia. Sebagai seorang pecinta mobil nissan terutama grand livina, tentunya kamu pasti ingin mobil ini tampil bagus bahkan beda dengan grand livina orang lain, so kamu mesti menambahkan berbagai macam aksesoris grand livina agar tidak standar.

Berbagai macam variasi grand livina bisa anda tanya di tempat atau bengkel modifikasi grand livina favorite kamu so ubah tampilan mobil kesayangan kamu mulai sekarang dan alihkan perhatian orang-orang ke grand livina anda. Transmisi manual memiliki perawatan yang lebih mudah dan tidak terlalu spesifik seperti otomatis ataupun CVT. Cukup melakukan penggantian berkala oli girbok setiap 40.000 km memakai pelumas dengan tipe GL4 yang memiliki spesifikasi SAE 90 atau GL5 dengan SAE 120. Tak demikian halnya dengan transmisi manual Nissan Grand Livina dan saudaranya Livina XR, pelumas yang dipakai memiliki perbedaan spesifikasi. Sebaiknya memakai yang lebih encer, SAE 70-90 karena jarak (clearance) logam yang berada di transmisi agak rapat . Sehingga jika memakai oli lebih kental, maka ada beberapa bagian tidak terlumasi dengan baik.

Makanya, Nissan mengeluarkan oli transmisi sendiri. Efek Untuk mobil yang masih dalam masa garansi, menurut Ade tidak perlu khawatir sampai terjadi kesalahan penggantian jenis oli. Kecuali yang menggunakan jasa bengkel lain harus memperhatikan tingkat kekentalan olinya. Sebab, jika dituangkan oli SAE 90-120 akan timbul gejala, antara. suara berisik dari girbok yang berasal dari laher (bearing). Gejala lain, proses masuknya gigi lebih seret karena komponen pemindah gigi (synchromesh) mendapatkan beban lebih akibat oli terlalu kental. Akhirnya terjadi hambatan saat proses pemindahan gigi.

Biasanya kedua kondisi tersebut baru akan muncul setelah melakukan 2 kali penggantian oli. Solusi Jika Anda sudah terlanjur menggunakan oli yang tidak sesuai, tidak perlu panik. Cukup lakukan proses kuras oli dan ganti dengan standar pabrikan yang dibutuhkan sekitar 3 liter. Memang, oli Nissan cukup mahal, Rp 75.000 per liter, sementara rored hanya dijual Rp 30.000. Kendati demikian masa pakai beda 3 kali lipat. Jika yang biasa 40.000 km, milik Nissan bisa mencapai 120.000 km. Lookingfor story of jakarta city?, Visit Info jakarta

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: