Skip to content

SuperCharger Nggak Efektif?

February 2, 2013

SuperCharger Nggak Efektif? – Fungsinya sering dianggap kurang efektif untuk meningkatkan tenaga mesin, tapi bila dilakukan dengan proses yang benar maka supercharger lebih efektif mencukupi kebutuhan mesin biar makin bertaji. Setiap perkembangannya, supercharger selalu bertindak sebagai pemicu kerja putaran mesin. Kesederhanaan tugasnya adalah mempercepat aliran udara dan bahan bakar yang masuk ke mesin. Selain itu tujuan pengaplikasian supercharger ternyata bisa beroperasi pada tingkat putaran mesin tertentu, dimana tujuannya untuk menggenjot pembakaran dan memacu mesin lebih keras bekerja demi mendapatkan tingkat perolehan tenaga lebih besar dari standarnya.
Untuk supercharger sendiri, memang sudah banyak yang beredar, ada yang berbentuk sepeerti turbo dan juga yang berbentuk kotak yang berjenis twin screw. Biarpun bentuk yang beredar bermacam-macam, namun untuk masing-masing kegunaannya tidak jauh berbeda. Sebaiknya kita perlu mengetahui kenapa peredaran alat ini masih kurang popular dibandingkan turbo charger, padahal punya kelemahan, supercharger juga punya kelebihan yang tidak ada pada turbocharger.
Kegunaan supercharger pada dasarnya untuk memberikan tambahan tenaga pada mobil. Tapi memang system untuk menggerakkannya berbeda dengan turbo, karena supercharger secara langsung digerakkan oleh pulley yang tersambung oleh crankshaft. Jadi, secara otomatis bila kamu menghidupkan kontak mobil, maka pelonjakan tenaga sudah dapat kamu nikmati saat diputaran bawah ataupun jarum RPM masih diangka seribu, coba cek artikel sebelumnya mengenai 4 Langkah Aman Upgrade Mesin Rotari.
Kesimpulannya pun sangat sederhana, saat pulley sudah bekerja mesin akan membutuhkan BBM lebih banyak guna menjalankan mesin, hal ini membuat mesin lebih boros. Tapi kalau aplikasinya secara benar (properly tuner) benar dan mengetahui cara-caranya dengan professional maka mobilpun tidak akan terasa borosnya.
Ada baiknya, bagian lain juga harus kamu perhatikan dengan seksama. Misalkan saja, selepas pengaplikasian supercharger tenaga yang dihasilkan memang dahsyat dibawah, rumorpun menganggap bahwa supercharger tidak dapat memberikan tenaga binal saat diputaran atas, padahal tidak. Bila kondisi mesin tetap fit diputaran atas, cermati bagian pully, sebaiknya ganti dengan ukuran yang kecil dan dengan bobot yang ringan.
Dengan jalan itu pastinya kamu akan terus menikmati ledakkan tenaga dari bawah hingga putaran atas. Tapi soal kebisingan memang semua supercharger terdengar lebih berisik, bahkan semua merk. Kelebihan lain dari supercharger sendiri adalah masih tergolong aman untuk digunakan sehari-hari. Itu tidak lain karena supercharger masih bisa menggunakan boks filter asli bawaan mobil.
Aplikasi supercharger memang lebih mudah daripada turbo-charger, namun jangan lantas tidak memperhatikan bagian lain dari mesin yang justru menjadi kekuatan dari supercharger. Setelah banyak melihat perkembangannya, kini supercharger memang mempunyai lebih banyak kelebihan, mulai dari harganya yang lebih bersahabat, mudah diaplikasi dan dapat bertahan lama.

Supercharger sesuai bagi yang menyukai mobil berjalan lebih responsif dari putaran bawah. Terlebih untuk mobil transnisi bawah, pasang supercharger bisa jadi solusi yang tepat. Dengan aplikasi yang tepat dan benar, responsifias mobil matik pun akan dibuat seperti mobil bertransmisi manual jika mesin sudah digandengkan dengan supercharger.

From → Mesin Mobil

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: